Israel Serang Jamaah Sholat Idul Fitri di Al-Aqsa dengan Gas Air Mata
POLHUKAM.ID - Pasukan Israel kembali melakukan pelanggaran hukum internasional dan Hak Asasi Manusia (HAM) di momen Idul Fitri. Pada hari raya umat Islam tersebut, pasukan Israel dilaporkan menembakkan gas air mata ke arah warga Palestina yang berkumpul untuk melaksanakan sholat Ied di dekat kompleks Masjid Al-Aqsa.
Menurut laporan dari Al Jazeera, serangan dengan gas air mata ini dilakukan untuk mencegah warga Palestina melaksanakan sholat Ied. Insiden ini memperparah situasi, mengingat kompleks Masjid Al-Aqsa telah ditutup oleh pihak Israel sejak akhir Februari 2026, bertepatan dengan eskalasi konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Seruan Solidaritas dari Aqsa Working Group (AWG)
Menanggapi kondisi ini, Ketua Presidium Aqsa Working Group (AWG), Anshorullah, menyatakan bahwa di hari kemenangan Idul Fitri, Masjid Al-Aqsa masih dalam penjajahan. AWG menyerukan beberapa aksi solidaritas kepada umat Islam, khususnya di Indonesia:
Artikel Terkait
Gedung Putih Lockdown! Penembakan Misterius Usai Konvoi Wapres JD Vance Melintas
Iran vs AS Baku Tembak di Selat Hormuz: 6 Kapal Militer Hancur, Trump Beri Perintah Evakuasi
Rudal Hoot Iran: Senjata Bawah Laut 200 Kg yang Bikin Kapal Musuh Hancur Sekejap
Blokade AS Gagal Total? Iran Buka Suara soal Skenario Perang di Selat Hormuz