Gelombang No Kings: 8 Juta Warga AS Turun ke Jalan, Desak Trump Mundur!

- Minggu, 29 Maret 2026 | 19:25 WIB
Gelombang No Kings: 8 Juta Warga AS Turun ke Jalan, Desak Trump Mundur!
  • Kebijakan imigrasi yang dinilai ketat dan tidak manusiawi.
  • Langkah politik luar negeri yang agresif, termasuk ketegangan dengan Iran.
  • Kekhawatiran terhadap arah demokrasi dan gejala otoritarianisme.

Suara Hati Para Demonstran dan Peringatan untuk Demokrasi

Bagi banyak peserta, aksi ini bukan sekadar ekspresi politik, melainkan peringatan terhadap erosi demokrasi.

Seorang veteran militer, Marc McCaughey (36), menegaskan, Tidak ada negara yang dapat memerintah tanpa persetujuan rakyat.

Kekhawatiran serupa disampaikan Robert Pavosevich, seorang pensiunan. Ia menilai situasi memburuk akibat minimnya akuntabilitas pemimpin. Dia terus berbohong dan berbohong dan berbohong, dan tidak ada yang mengatakan apa pun. Jadi ini situasi yang mengerikan yang kita alami, ujarnya.

Gelombang protes "No Kings" menandai momen penting tekanan politik dari masyarakat sipil Amerika Serikat, menuntut perubahan dan akuntabilitas tertinggi dari pemimpinnya.

Halaman:

Komentar