Iran Klaim Tembak Jatuh Jet Tempur AS: F-15 & A-10 Warthog Diserang dalam Satu Hari
Militer Iran mengklaim telah menargetkan dan menjatuhkan empat kendaraan tempur udara Amerika Serikat dalam satu hari. Klaim ini disebut sebagai bukti bahwa sistem pertahanan udara Iran masih utuh, bertentangan dengan pernyataan sebelumnya dari mantan Presiden AS Donald Trump.
Runtutan Serangan Iran terhadap Pesawat AS
Menurut juru bicara militer Iran, Ebrahim Zolfaghari, serangan dimulai dengan penembakan jet tempur F-15 menggunakan "sistem pertahanan baru yang canggih". Pesawat tersebut dikabarkan jatuh di perairan antara Pulau Qeshm dan Hengam.
Selanjutnya, Iran mengumumkan telah menembak jatuh pesawat serang darat A-10 Warthog di sekitar Selat Hormuz. Dalam operasi yang sama, dua helikopter Black Hawk AS yang sedang melakukan misi pencarian dan penyelamatan juga diserang, mengakibatkan sejumlah tentara Amerika terluka.
Konfirmasi dan Respons dari Pihak Amerika Serikat
Media AS seperti The Wall Street Journal dan Air & Space Forces Magazine mengonfirmasi jatuhnya sebuah jet tempur F-15E, meski detail lokasi dan nasib awak masih diklarifikasi. Militer AS mengakui insiden tersebut melalui pesan singkat resmi.
Sementara itu, The Washington Post melaporkan bahwa kedua helikopter Black Hawk yang diserang berhasil kembali ke pangkalan. Pilot A-10 Warthog dilaporkan selamat dan berhasil diselamatkan.
Artikel Terkait
Iran Klaim Tembak Jatuh Black Hawk AS: Misteri Nasib Awak & Potensi Perang Baru?
Trump Klaim Hancurkan Jembatan Iran: Ancaman Serang Infrastruktur Hingga ke Zaman Batu
Korban Israel-Iran Tembus 6.500 Jiwa: Data Mengejutkan dari Kemenkes Israel!
Iran Klaim Tembak Jatuh F-35 AS Lagi: Benarkah Jet Siluman Terhebat AS Mulai Rontok?