Tiga prajurit TNI yang gugur dalam insiden berdarah di Lebanon adalah:
- Mayor Inf (Anm) Zulmi Aditya Iskandar
- Serka (Anm) Muhammad Nur Ichwan
- Kopda (Anm) Farizal Rhomadon
Mereka merupakan bagian dari Kontingen Garuda (Konga) Indonesia yang ditugaskan dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
Kronologi dan Respons Pemerintah
Pada Sabtu, 4 April 2026, Presiden Prabowo secara khidmat menghadiri prosesi penyambutan kenegaraan jenazah ketiga prajurit di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.
Data menunjukkan bahwa dalam kurun satu pekan terakhir, telah terjadi tiga kali serangan terpisah yang menargetkan pasukan penjaga perdamaian. Serangkaian serangan ini tidak hanya menewaskan tiga prajurit, tetapi juga mengakibatkan delapan prajurit lainnya mengalami luka-luka.
Merespons insiden ini, Pemerintah Indonesia melalui perwakilannya di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah mendesak dilakukannya investigasi yang menyeluruh dan independen. Pemerintah juga mendorong evaluasi mendesak terhadap sistem keamanan dan perlindungan bagi seluruh personel penjaga perdamaian yang bertugas di daerah konflik seperti Lebanon Selatan.
Artikel Terkait
Iran Klaim Temukan Celana Dalam Pilot F-15 AS: Fakta atau Propaganda Perang 2026?
Pesawat AS Jatuh di Iran: Siapa Bohong? Fakta Mengejutkan di Balik Klaim Berlawanan AS vs Iran
7 Pesawat AS Jatuh dalam 1 Bulan Perang vs Iran: F-15 Hingga F-35 Terbongkar!
Perang Dunia III Dimulai? Analisis Menegangkan Soal Konflik AS-Israel-Iran