"Perlu diamankan sebuah grain corridor dari Ukraina, dan dibukanya ekspor pangan dan pupuk dari Rusia. Seluruh negara harus menahan diri dari tindakan yang semakin memperburuk krisis pangan ini," jelas Menlu Retno.
Retno menjelaskan bahwa dunia perlu berkolaborasi melakukan 3 hal, yaitu: Mendorong investasi yang dapat meningkatkan produktivitas pertanian; Mendiversifikasi produksi dan impor pangan; dan Mendorong perdagangan produk pertanian yang non-diskriminatif.
Ia juga menyatakan pentingnya berpacu dengan waktu dan dunia harus bertindak sekarang juga. Ministerial Conference on Uniting for Global Food Security merupakan pertemuan yang diinisiasi Jerman sebagai pemegang Presidensi G7 tahun 2022.
Pertemuan ini dihadiri oleh Menteri Luar Negeri, Menteri Pertanian, dan Menteri Pembangunan dari berbagai negara G7, negara anggota Champions of Global Crisis and Response Groupdan sejumlah negara donor, serta perwakilan Organisasi Internasional.
Sumber: suara.com
Artikel Terkait
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!