“Jadi tidak ada pesan tulisan ataupun pesan langsung seperti yang dikatakan atau yang dipahami media,” lanjutnya.
Dia meyakini, tidak ada pesan ambigu yang disampaikan Presiden Jokowi yang disalahpahami Presiden Putin.
“Maksud pesannya sangat jelas bahwa Ukraina tidak akan menyerah. Ukraina akan berpegang pada prinsip-prinsip untuk tidak menyerahkan integritas teritorial, hak asasi manusia, dan hukum internasional, yang berarti menolak menyerahkan wilayah kami,” tegasnya.
“Jadi tidak ada pesan tertulis, dan tidak ada pesan langsung seperti ‘tolong katakan ini dan ini dan ini’ kepada Putin tentang apa pun,” imbuhnya.
Hamianin ikut dalam rombongan Jokowi ke Ukraina. Dia berada satu kereta dengan Presiden Indonesia, Ibu Negara, dan peserta lainnya dari Polandia ke Ukraina.
Sumber: rm.id
Artikel Terkait
Bocoran Memo FBI: Benarkah Trump Dikendalikan Israel? Fakta Mengejutkan dari Berkas Epstein
Kain Kabah untuk Jeffrey Epstein: Dokumen Bocor Ungkap Pengiriman Misterius dari UEA
Rp16,7 Triliun untuk Gaza? Anggota DPR Ungkap Risiko Mengerikan di Balik Iuran Indonesia
Khamenei vs Trump: Ancaman Perang Regional dan Fakta Mengerikan di Balik Protes Iran