POLHUKAM.ID - Elon Musk mengaku pernah menolak permintaan Ukraina untuk mengaktifkan jaringan satelit Starlink miliknya di kota pelabuhan Sevastopol di Krimea tahun lalu.
Berdasarkan pengakuannya, Elon Musk mematikan jaringan satelit miliknya saat pasukan drone Ukraina hendak menghancurkan kapal Angkatan laut Rusia di dekat Pantai Krimea.
Adapun alasan dirinya menolak permintaan Ukraina tersebut lantaran khawatir Rusia membalas serangan itu dengan senjata nuklir.
"Saya memerintahkan jaringan Starlink dimatikan di dekat pantai Krimea tahun lalu untuk mengganggu serangan diam-diam di Ukraina," ungkap Elon Musk di platform media sosialnya X, sebelumnya dikenal sebagai Twitter.
“Tujuannya jelas adalah untuk menenggelamkan sebagian besar armada Rusia yang sedang berlabuh,” tulis Musk.
"Jika saya menyetujui permintaan mereka, maka SpaceX akan secara eksplisit terlibat dalam tindakan besar perang dan eskalasi konflik," ujarnya.
Artikel Terkait
Netanyahu Buka Suara: Perang dengan Iran Belum Usai, Masih Ada Pekerjaan Rumah yang Nggak Selesai-Selesai
Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Irak untuk Serang Iran, AS Tahu tapi Irak Tak Diizinkan Tahu
Dokumen FBI Bocor: Makhluk 4 Kaki Keluar dari UFO, Ini Bukti Mengerikannya!
Kisah di Balik 4 Anak Elon Musk: Mantan Dewan OpenAI Bongkar Rahasia Donasi Sperma & Gugatan Besar