Pada Sabtu malam, Israel memerintahkan pemutusan sambungan listrik ke Jalur Gaza. Pasokan bahan bakar dan barang-barang pokok juga dihentikan.
Serangan bertahap
Serangan Hamas ke selatan Israel diawali dengan tembakan serangan roket pada Sabtu subuh. Hujan roket itu berlangsung selama 30 menit dan jangkauannya bahkan mendekati ibu kota Tel Aviv.
Berikutnya para pejuang Hamas menerobos masuk ke tujuh wilayah Israel, menghancurkan pos-pos penjagaan dalam serangan yang sangat terorganisasi. Serangan juga dilancarkan melalui laut dan udara menggunakan paraglider.
Setelah berhasil masuk, pasukan Hamas merangsek ke pemukiman warga Israel sambil menentang senjata dan menawan tentara serta warga sipil. Mereka dibawa ke Jalur Gaza, disembunyikan di bunker bawah tanah dan dijadikan tawanan.
Selain tentara dan warga sipil, pejuang Hamas juga merampas kendaraan-kendaraan tempur Israel.
Aksi para pejuang Hamas direkam dan disebarkan di media sosial. Kendaraan yang dirampas disambut meriah oleh warga Gaza. Sementara para tawanan juga diarak - meski ada pula yang sudah dalam kondisi tewas juga telanjang.
Serangan balasan Israel
Israel melancarkan serangan udara untuk membalas Hamas. Sejumlah gedung bertingkat di Gaza dihancurkan karena dituding sebagai tempat peluncuran roket. Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza juga terkena serangan udara Israel.
Dalam video yang disebar militer Israel, pengeboman juga dilakukan terhadap para pejuang Hamas yang berusaha masuk ke Israel. Sementara kapal-kapal perang Israel menghalau upaya infiltrasi lewat laut.
Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant menegaskan Hamas sudah membuat kesalahan besar dengan menyerang Israel. Ia berjanji bahwa Hamas akan dihancurkan.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Gedung Putih Lockdown! Penembakan Misterius Usai Konvoi Wapres JD Vance Melintas
Iran vs AS Baku Tembak di Selat Hormuz: 6 Kapal Militer Hancur, Trump Beri Perintah Evakuasi
Rudal Hoot Iran: Senjata Bawah Laut 200 Kg yang Bikin Kapal Musuh Hancur Sekejap
Blokade AS Gagal Total? Iran Buka Suara soal Skenario Perang di Selat Hormuz