"Pengulangan konflik ini (Israel-Palestina) sekali lagi menunjukkan bahwa kebuntuan berlartu-larut dari proses perdamaian tidak bisa dibiarkan," demikian tulis pernyataan Kementerian Luar Negeri China dikutip Associated Press, Minggu (8/10).
"Jalan fundamental untuk keluar dari konflik ini adalah implementasi solusi dua negara dan pembentukan Negara Palestina yang merdeka."
Beijing pun mengaku akan bekerja sama dengan komunitas internasional untuk mencari jalan damai Israel-Palestina. China mendesak komunitas internasional untuk "segera memfasilitasi pembukaan kembali perundingan damai antara Palestina dan Israel."
Eskalasi konflik di Jalur Gaza dikhawatirkan meningkat usai Israel mengirimkan serangan balasan hingga Minggu (8/10).
Di utara Israel, kelompok Hizbullah pun turut meluncurkan serangan roket atas nama "solidaritas dengan Palestina."
Sebelumnya, sejumlah negara telah merilis pernyataan usai Hamas meluncurkan serangan besar-besaran ke Israel pada Sabtu (7/10) lalu. Republik Indonesia mengaku prihatin dengan perkembangan situasi Israel-Palestina belakangan ini.
"Indonesia mendesak agar tindakan kekerasan segera dihentikan untuk menghindari semakin bertambahnya korban manusia," demikian pernyatan Kementerian Luar Negeri RI.
Sumber: wartakota
Artikel Terkait
Gedung Putih Lockdown! Penembakan Misterius Usai Konvoi Wapres JD Vance Melintas
Iran vs AS Baku Tembak di Selat Hormuz: 6 Kapal Militer Hancur, Trump Beri Perintah Evakuasi
Rudal Hoot Iran: Senjata Bawah Laut 200 Kg yang Bikin Kapal Musuh Hancur Sekejap
Blokade AS Gagal Total? Iran Buka Suara soal Skenario Perang di Selat Hormuz