“Perdana Menteri memperjelas bahwa Israel telah diserang oleh para pembunuh yang brutal dan keji, serta telah berperang dengan tekad dan persatuan, dan tidak akan berhenti sampai mereka menghancurkan kemampuan militer dan pemerintahan Hamas,” begitu pernyataan yang dikutip ANI News.
Pernyataan itu juga menyebut Netanyahu menekankan kepada Putin bahwa Israel tidak akan menyerah sampai membinasakan Hamas.
Menurut Kementerian Luar Negeri Rusia, selama percakapan telepon mereka, Putin menyoroti langkah-langkah yang diambil Rusia untuk menghentikan pertumpahan darah di Jalur Gaza agar tidak semakin meningkat.
“Presiden Putin memaparkan langkah-langkah yang diambil Rusia untuk mencegah peningkatan kekerasan lebih lanjut di Jalur Gaza,” kata Kemlu Rusia.
Putin juga menyampaikan keinginan Rusia untuk mengakhiri krisis antara Israel dan Hamas dengan cara politik dan diplomatik.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Iran Ancam Serang Jantung Israel Jika AS Berani Menyerang: Apakah Perang Besar Tak Terhindarkan?
Bill Gates & Dokumen Epstein: Fakta Mengejutkan Klaim Penyakit Kelamin yang Dibantah Tegas
Dibalik Panggung Saudi: MBS & Adiknya Berebut Pengaruh, Siapa yang Akan Menang?
10 Nama Besar yang Muncul dalam Dokumen Rahasia Jeffrey Epstein: Dari Elon Musk hingga Pangeran Andrew