Elon Musk baru-baru ini mendapat sorotan karena platform media sosialnya, X (sebelumnya Twitter), yang diduga menyebarkan misinformasi terkait konflik Israel dan Hamas. Namun, platform ini telah meyakinkan masyarakat bahwa mereka menangani krisis ini dengan tingkat respons tertinggi.
Dua pekan lalu, ketika Israel melumpuhkan jaringan internet di Gaza, Elon Musk sempat berkata bahwa ia akan membantu masyarakat Gaza untuk mendapatkan internet mereka kembali dengan satelit miliknya, Starlink.
Perang Hamas-Israel kini telah memasuki bulan kedua, dipicu oleh serangan Hamas pada 7 Oktober di Israel selatan yang menewaskan 1.400 orang.
Jumlah warga Palestina yang tewas dalam perang tersebut telah meningkat menjadi lebih dari 10.800 orang, kata Kementerian Kesehatan yang dikelola Hamas di Gaza.
Aksi brutal Israel mendapat kecaman dari seluruh dunia. Jutaan warga di berbagai negara dan kota turun ke jalan untuk berdemonstrasi menuntut dihentikannya serangan Israel dan menuntut pembebasan Palestina.
Sumber: viva
Artikel Terkait
Iran Ancam Serang Jantung Israel Jika AS Berani Menyerang: Apakah Perang Besar Tak Terhindarkan?
Bill Gates & Dokumen Epstein: Fakta Mengejutkan Klaim Penyakit Kelamin yang Dibantah Tegas
Dibalik Panggung Saudi: MBS & Adiknya Berebut Pengaruh, Siapa yang Akan Menang?
10 Nama Besar yang Muncul dalam Dokumen Rahasia Jeffrey Epstein: Dari Elon Musk hingga Pangeran Andrew