POLHUKAM.ID - Jemaah umrah tidak bisa menyentuh Ka’bah di Masjidil Haram, Makkah, untuk sementara waktu sejak Sabtu (9/12) lalu. Penyebabnya, pagar cukup tinggi mengelilingi Baitullah.
Pemasangan pagar ini sebagai bagian dari pemeliharaan berkala elemen-elemen dari Ka’bah. Hingga Senin (11/12), proses pemeliharaan masih berlangsung.
Foto dan video pemeliharaan Ka'bah tersebut tersebar di media sosial.
Meski pemeliharaan sedang berjalan, tapi ibadah umrah tetap normal seperti biasa. Hanya saja, jemaah tak bisa menyentuh Ka’bah yang ditutupi kain hitam (kiswah) yang superhalus.
Prosesi pemeliharaan Ka’bah sendiri bisa dilihat di lantai atas di bangunan masjid yang mengitari lantai mataf tempat Ka’bah berada. Dari ketinggian itu, bisa terlihat sejumlah petugas sedang menyingkapkan kiswah dan terlihat struktur batu dari Ka’bah. Pintu bagian atas Ka’bah juga dibuka.
Menurut media lokal setempat, pemeliharaan Ka’bah tersebut termasuk perbaikan saluran pembuangan air hujan, pelapisan atap dengan marmer, perbaikan katup air, dan perbaikan pintu.
Berdasar kepercayaan Islam, Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail berperan dalam pembangunan Ka’bah. Ayah dan anak itu meninggikan fondasi Ka’bah sesuai Surah Al-Baqarah Ayat 127:
Artikel Terkait
Lebih dari 300 Tentara AS Terluka: Mengapa Cedera Otak Jadi Ancaman Tersembunyi Perang Modern?
Mantan Direktur PBB Mundur Drastis: Dunia Sudah di Ambang Perang Nuklir, Ini Buktinya!
Mengungkap Pembungkaman di PBB: Alasan Mengejutkan di Balik Pengunduran Diri Mohamad Safa
Lelang Kapal Iran oleh Indonesia: Apa Dampak Nyata bagi Pasokan BBM Kita di Selat Hormuz?