Lebih dari 300 Tentara AS Terluka, Cedera Otak Dominan dalam Konflik dengan Iran
POLHUKAM.ID - Operasi militer AS yang dikenal sebagai Operasi Epic Fury telah menimbulkan korban jiwa yang signifikan. Laporan terbaru mengungkap lebih dari 300 tentara Amerika Serikat mengalami luka-luka dalam konflik dengan Iran yang telah berlangsung hampir satu bulan.
Data Korban dan Dominasi Cedera Otak Traumatis (TBI)
Berdasarkan informasi dari pejabat AS, sedikitnya 303 personel militer terluka dalam operasi tersebut. Meski 273 di antaranya telah kembali bertugas, kondisi 10 lainnya dikategorikan serius.
Fakta yang mengkhawatirkan adalah sebagian besar korban menderita Cedera Otak Traumatis atau Traumatic Brain Injury (TBI). Cedera ini berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan jangka panjang seperti masalah memori, migrain kronis, kelelahan ekstrem, dan gangguan kognitif lain.
Penyebab utama luka-luka tersebut adalah serangan drone satu arah milik Iran, amunisi peledak, dan dampak gelombang ledakan yang menghantam posisi pasukan di lapangan.
Artikel Terkait
Mantan Direktur PBB Mundur Drastis: Dunia Sudah di Ambang Perang Nuklir, Ini Buktinya!
Mengungkap Pembungkaman di PBB: Alasan Mengejutkan di Balik Pengunduran Diri Mohamad Safa
Lelang Kapal Iran oleh Indonesia: Apa Dampak Nyata bagi Pasokan BBM Kita di Selat Hormuz?
Trump Beberkan Laporan CIA: Benarkah Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Gay?