Para pendukung rancangan undang-undang ini khawatir mengenai keamanan nasional dan potensi masuknya orang-orang yang tidak diperiksa ke negara tersebut, dan menyebutkan peristiwa-peristiwa bersejarah seperti warga Palestina yang merayakan serangan 9/11 dan terpilihnya Hamas sebagai alasan untuk berhati-hati.
Saat ini mereka menyerukan kongres untuk mencegah Biden menyalahgunakan aturan pembebasan bersyarat dan visa kami untuk membawa warga Palestina yang belum diperiksa ke dalam komunitas Amerika seperti yang dia lakukan terhadap ribuan warga Afghanistan yang belum diperiksa.
Dalam petisi dan penggalangan dana ini ACT Amerika juga menulis "Setiap dolar yang terkumpul akan didedikasikan untuk meningkatkan kesadaran, dan memobilisasi tekanan akar rumput pada setiap pejabat terpilih untuk mempengaruhi kebijakan"
Hal ini terbukti menjadi hal konyol di mata publik karena semua misil yang ditembakkan ke Palestina terbukti buatan Amerika. Amerika mendukung genosida, mendukung Israel, mendanai perang mereka dan menggalang dana untuk menolak pengungsi Gaza.
Di sisi lain masyarakat Amerika pro Palestina terus menerus melakukan boikot terhadap produk yang berafiliasi dengan Israel sebagai upaya menghentikan genosida.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: surabaya.jatimnetwork.com
Artikel Terkait
Netanyahu Buka Suara: Perang dengan Iran Belum Usai, Masih Ada Pekerjaan Rumah yang Nggak Selesai-Selesai
Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Irak untuk Serang Iran, AS Tahu tapi Irak Tak Diizinkan Tahu
Dokumen FBI Bocor: Makhluk 4 Kaki Keluar dari UFO, Ini Bukti Mengerikannya!
Kisah di Balik 4 Anak Elon Musk: Mantan Dewan OpenAI Bongkar Rahasia Donasi Sperma & Gugatan Besar