polhukam.id - Pengeboman Israel, operasi darat dan pengepungan seluruh penduduk di Jalur Gaza menyebabkan kerawanan pangan akut pada tingkat yang sangat parah.
Sekitar 85 persen populasi (1,9 juta orang) mengungsi dan dan banyak orang yang telah direlokasi berkali-kali.
Antara tanggal 24 November dan 7 Desember, lebih dari 90 persen penduduk Jalur Gaza (sekitar 2,08 juta orang) diperkirakan menghadapi kerawanan pangan akut tingkat tinggi.
Dikutip darii laman reliefweb, para pengungsi saat ini terkonsentrasi di wilayah geografis yang semakin kecil, kata Klasifikasi Fase Ketahanan Pangan Terpadu (IPC) dalam sebuah laporan.
Artikel Terkait
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!