polhukam.id. Media pemerintah Iran mengatakan serangan udara Israel di luar Damaskus di Suriah pada hari Senin menewaskan seorang penasihat senior Iran di Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).
Reuters melaporkan bahwa tiga sumber keamanan mengkonfirmasi kematian Sayyed Razi Mousavi, yang bertanggung jawab mengoordinasikan aliansi militer antara Iran dan Suriah.
Baca Juga: BNN Provinsi Kepulauan Riau Berhasil Menggagalkan Peredaran Sabu Sebesar 60 Kg
Televisi pemerintah menyela program untuk mengumumkan kematian Mousavi dan menggambarkannya sebagai salah satu penasihat tertua IRGC di Suriah.
Pengumuman tersebut menyatakan bahwa Mousavi menemani Qassem Soleimani, kepala Pasukan elit Quds IRGC, yang tewas dalam serangan pesawat tak berawak AS di Irak pada tahun 2020.
Hossein Akbari, duta besar Iran di Damaskus, mengatakan kepada televisi pemerintah bahwa Mousavi berada di kedutaan sebagai diplomat dan dia terbunuh oleh rudal yang ditembakkan Israel setelah pulang kerja.
Artikel Terkait
Serangan AS ke Iran dalam 24 Jam? Laporan Rahasia Eropa dan Pemicu Trump yang Bikin Dunia Waspada
Hukuman Mati untuk Mantan Presiden Korsel: Fakta Mengejutkan di Balik Upaya Kudeta 2024
Rial Iran Rontok Parah: 1 Dolar AS = 1,1 Juta Rial, Apa Penyebabnya?
Meninggal di Usia 142 Tahun, Pria Saudi Ini Tinggalkan 134 Keturunan dan Pernikahan Terakhir di Usia 110!