Pembunuhan itu menunjukkan kelemahan Israel, menurut Presiden Iran Ebrahim Raisi.
“Tindakan ini merupakan tanda frustrasi dan kelemahan rezim Zionis di wilayah tersebut dan mereka pasti akan menanggung akibatnya,” kata Raisi.
“Rezim Zionis yang perampas kekuasaan dan biadab akan membayar kejahatan ini,” kata IRGC dalam sebuah pernyataan yang disampaikan kepada TV pemerintah.
Baca Juga: Menteri Pertahanan Finlandia Menyatakan Bahwa Negaranya Akan Memasuki Perang Dingin Melawan Rusia
Nasser Kanaani, juru bicara Kementerian Luar Negeri, mengatakan kepada TV pemerintah, "Iran berhak mengambil tindakan yang diperlukan untuk menanggapi tindakan ini pada waktu dan tempat yang tepat."
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: beritasenator.com
Artikel Terkait
Serangan AS ke Iran dalam 24 Jam? Laporan Rahasia Eropa dan Pemicu Trump yang Bikin Dunia Waspada
Hukuman Mati untuk Mantan Presiden Korsel: Fakta Mengejutkan di Balik Upaya Kudeta 2024
Rial Iran Rontok Parah: 1 Dolar AS = 1,1 Juta Rial, Apa Penyebabnya?
Meninggal di Usia 142 Tahun, Pria Saudi Ini Tinggalkan 134 Keturunan dan Pernikahan Terakhir di Usia 110!