Sebagai produsen desain asli, perusahaan mendesain dan memproduksi produk untuk perusahaan lain untuk dijual dengan nama merek mereka sendiri. Produk Wistron meliputi notebook dan komputer desktop, server, penyimpanan, TV LCD, perangkat genggam, serta perangkat dan peralatan untuk aplikasi medis.
Di bidang kontrak manufaktur, Wistron mewakili perusahaan yang sangat kuat yang mendominasi pasar tidak hanya sebagai pembuat komputer tetapi juga sebagai sistem penyimpanan, ponsel, TV LCD, dll.
Setelah lepas dari Acer Inc, perusahaan telah melakukan diversifikasi dalam hal berbagai produk dan mendapatkan beberapa klien terbesar seperti Microsoft dan Dell. Hanya setahun setelah spin-off, Wistron mulai membuat konsol videogame Xbox dan banyak lagi. Simon Lin memiliki mimpi besar untuk Wistron Corporation dan akhirnya, dia membawa perusahaan ke tingkat yang lebih tinggi di pasar.
Pada hari-hari awal, perusahaan muncul di daftar Fabulous 50 Forbes Asia tiga kali berturut-turut. Pada 2009, bisnis manufaktur perusahaan itu bernilai 233 miliar dolar AS.
Wistron mulai berinvestasi dalam daur ulang elektronik sangat awal dan membeli 5 persen dari sebuah perusahaan bernama Super Dragon Technology untuk membongkar komputer. Perusahaan juga berinvestasi dalam startup bernama Polymer Vision untuk masuk ke pasar pembaca elektronik.
Artikel Terkait
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!
Solar Vietnam Naik 105%! Dampak Konflik Timur Tengah 2026 yang Bikin Warga Beralih ke Sepeda