polhukam.id - Panasnya perseteruan antara Ukraina versus Rusia di Eropa Timur diwarnai dengan adu mekanik alutsista kedua kubu.
Rusia sebagai negara Blok Timur dikenal dengan kekuatan rudal mereka termasuk Kh 22.
Kh 22 milik Rusia memiliki kemampuan jauh lebih mematikan dari senjata hipersonik Kh 47M2 Khinzal, sehingga membuat Ukraina sangat ketakutan.
Serangan udara besar-besaran Rusia di wilayah Ukraina pada Jumat, 29 Desember 2023 lalu memicu naiknya tingkat kepercayaan diri negara pimpinan Presiden Vladmir Putin itu.
Juru bicara Angkatan Udara Angkatan Bersenjata Ukraina Yurii Ihnat mengungkapkan bahwa sistem pertahanan udara yang mereka siapkan tak sanggup untuk menghancurkan 300 unit rudal Kh 22 yang diluncurkan oleh Rusia.
Ihnat mengaku "kecolongan" karena sistem pertahanan udara yang mereka gunakan belum cukup ampuh untuk menghentikannya.
Artikel Terkait
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!
Solar Vietnam Naik 105%! Dampak Konflik Timur Tengah 2026 yang Bikin Warga Beralih ke Sepeda