"Kuil tersebut didedikasikan untuk dewa Yunani, Hercules dan padanannya dari Sumeria, dewa Ningirsu."
Tutur Sebastien Rey, arkeolog dan kurator dari British Museum yang memimpin penggalian ini.
"Fakta bahwa sepasang kuil didirikan di situs yang sama 1.500 tahun berselang bukanlah sebuah kebetulan."
"Situs tersebut pasti memiliki arti penting bagi masyarakat Mesopotamia kuno", kata para peneliti.
“Ini menunjukkan bahwa penduduk Babilonia di abad keempat SM memiliki pengetahuan yang luas mengenai leluhur mereka,” kata Rey.
“Warisan bangsa Sumeria masih sangat berpengaruh di masa itu.”
Saat meneliti situs kuil, arkeolog juga menemukan koin Yunani kuno yang terkubur di bawah altar, serta batu bata dengan tulisan "dua bersaudara".
“Prasasti itu sangat menarik karena menyebutkan nama Babilonia yang penuh teka-teki dan ditulis dalam bahasa Yunani serta Aram,” kata Rey.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: bogor.urbanjabar.com
Artikel Terkait
Mantan Direktur PBB Mundur Drastis: Dunia Sudah di Ambang Perang Nuklir, Ini Buktinya!
Mengungkap Pembungkaman di PBB: Alasan Mengejutkan di Balik Pengunduran Diri Mohamad Safa
Lelang Kapal Iran oleh Indonesia: Apa Dampak Nyata bagi Pasokan BBM Kita di Selat Hormuz?
Trump Beberkan Laporan CIA: Benarkah Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Gay?