"Kami berbagi informasi ini dengan sekutu dan mitra, serta berkoordinasi erat dengan mereka," kata Psaki.
Korea Utara baru-baru ini meningkatkan uji senjata dan melanjutkan peluncuran rudal balistik antarbenua (ICBM) untuk pertama kalinya sejak 2017. Pejabat AS dan Korea Selatan mengatakan, ada tanda-tanda pembangunan baru di situs uji coba nuklit Punggye-ri.
Korea Utara menembakkan tiga rudal balistik ke arah laut di lepas pantai timurnya pada Kamis (12/5). Korea Selatan dan Jepang mengatakan, uji coba ini bertujuan untuk memajukan program senjatanya.
Departemen Luar Negeri AS mengatakan, Washington tetap berkomitmen untuk pendekatan diplomatik dengan Korea Utara, dan menegaskan seruan bagi Pyongyang untuk kembali berdialog.
Sumber: republika.co.id
Artikel Terkait
Gedung Putih Lockdown! Penembakan Misterius Usai Konvoi Wapres JD Vance Melintas
Iran vs AS Baku Tembak di Selat Hormuz: 6 Kapal Militer Hancur, Trump Beri Perintah Evakuasi
Rudal Hoot Iran: Senjata Bawah Laut 200 Kg yang Bikin Kapal Musuh Hancur Sekejap
Blokade AS Gagal Total? Iran Buka Suara soal Skenario Perang di Selat Hormuz