Setelah panggilan telepon kemarin, Biden mengatakan ada peluang Netanyahu bisa menyetujui solusi dua negara, yang dipandang selama beberapa dekade oleh para diplomat sebagai cara terbaik untuk membawa perdamaian ke Timur Tengah.
"Ada beberapa jenis solusi dua negara. Ada sejumlah negara yang merupakan anggota PBB yang ... tidak memiliki militer sendiri," kata Biden kepada para wartawan setelah sebuah acara di Gedung Putih.
"Ada beberapa jenis solusi dua negara. Ada sejumlah negara yang merupakan anggota PBB yang ... tidak memiliki militer sendiri," kata Biden kepada para wartawan setelah sebuah acara di Gedung Putih.
Seorang pejabat senior Hamas pada hari Sabtu menepis komentar Biden tentang kemungkinan Israel menyetujui pembentukan negara Palestina.
"Ilusi bahwa Biden berkhotbah tentang negara Palestina dan karakteristiknya tidak membodohi rakyat kami," kata Izzat al-Rishq, anggota biro politik Hamas itu.
"Biden adalah mitra penuh dalam perang genosida dan rakyat kami tidak mengharapkan hal yang baik darinya."
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: jakarta.suaramerdeka.com
Artikel Terkait
Gedung Putih Lockdown! Penembakan Misterius Usai Konvoi Wapres JD Vance Melintas
Iran vs AS Baku Tembak di Selat Hormuz: 6 Kapal Militer Hancur, Trump Beri Perintah Evakuasi
Rudal Hoot Iran: Senjata Bawah Laut 200 Kg yang Bikin Kapal Musuh Hancur Sekejap
Blokade AS Gagal Total? Iran Buka Suara soal Skenario Perang di Selat Hormuz