polhukam.id - LEBIH dari 70 orang tewas setelah sebuah terowongan runtuh di lokasi penambangan emas Mali pekan lalu, sumber lokal mengatakan kepada AFP pada hari Rabu, 24 Januari 2024.
Mali, yang merupakan salah satu negara termiskin di dunia, adalah salah satu produsen emas terkemuka di Afrika.
Lokasi penambangan emas sering menjadi lokasi terjadinya tanah longsor yang mematikan.
Pihak berwenang berjuang untuk mengendalikan penambangan logam mulia secara tradisional.
Baca Juga: Harga Emas Antam Turun Rp4.000 Menjadi Rp1.124.000 per Gram Hari Ini
Ada lebih dari 200 penambang emas di lapangan. Pencarian atas korban sudah selesai dan tim penyelamat menemukan 73 mayat.
Jumlah korban yang sama juga disampaikan oleh anggota dewan setempat.
Kementerian Pertambangan Mali dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa telah mengumumkan kematian beberapa penambang tetapi tidak memberikan angka pastinya.
Artikel Terkait
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!