Menurut Lavrov, dunia terpecah karena Barat ingin mempertahankan dominasinya sementara wilayah-wilayah “bekas jajahan” berusaha mengembangkan dan memperkuat kenegaraan dan kedaulatan mereka setelah merdeka.
“Barat sudah tertinggal, setidaknya di belakang (blok ekonomi) BRICS,” ujar dia.
Untuk itu, Lavrov mendesak AS untuk menghormati realitas dunia modern dan berhenti berpikir bahwa Washington bisa "mencekik" semua negara dengan dolar--melalui pemutusan koneksi dari sistem SWIFT atau penolakan pinjaman melalui Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: sinarharapan.co
Artikel Terkait
Mantan Direktur PBB Mundur Drastis: Dunia Sudah di Ambang Perang Nuklir, Ini Buktinya!
Mengungkap Pembungkaman di PBB: Alasan Mengejutkan di Balik Pengunduran Diri Mohamad Safa
Lelang Kapal Iran oleh Indonesia: Apa Dampak Nyata bagi Pasokan BBM Kita di Selat Hormuz?
Trump Beberkan Laporan CIA: Benarkah Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Gay?