"Dalam konteks Spanyol, ini tidak ada hubungannya dengan ideologi. Ada banyak orang dari kiri, kanan, dan tengah yang tidak tahan melihat apa yang terjadi, semua penderitaan di Jalur Gaza, ketidakadilan di Tepi Barat. Dan mereka benar-benar takut akan eskalasi konflik yang sudah berlangsung selama berbulan-bulan. Kita perlu berkontribusi untuk mengakhirinya," tambah perdana menteri sosialis tersebut.
Sanchez juga menyoroti bahwa keempat negara Uni Eropa yang bersedia melakukan langkah tersebut berasal dari wilayah yang berbeda di Eropa dan diperintah oleh partai yang berbeda.
Perdana Menteri Slovenia, Robert Golob, adalah anggota Gerakan Kebebasan sosial liberal; Perdana Menteri Malta, Robert Abela, berasal dari Partai Buruh; dan Taoiseach atau Pemimpin atau Perdana Menteri Irlandia, Leo Varadkar, dari partai sayap kanan tengah Fine Gael. Namun, Varadkar mengumumkan pengunduran dirinya pada awal pekan ini.
Setidaknya 32.070 warga Palestina tewas dalam serangan Israel di Jalur Gaza sejak Oktober lalu, demikian Kementerian Kesehatan di enklave yang dikepung tersebut mengatakan pada Jumat.
Pernyataan kementerian itu mengatakan bahwa 74.298 warga Palestina juga telah terluka dalam serangan yang terus berlanjut hingga hari ke-168.
Dalam 24 jam terakhir, katanya, pasukan Israel melakukan sembilan "pembantaian" di seluruh Jalur Gaza, menewaskan 82 orang dan melukai 110 lainnya.
"Banyak orang masih terjebak di bawah reruntuhan dan di jalan-jalan dan penyelamat tidak dapat mencapai mereka," tambah pernyataan itu.
Sumber: kompas
Artikel Terkait
Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Irak untuk Serang Iran, AS Tahu tapi Irak Tak Diizinkan Tahu
Dokumen FBI Bocor: Makhluk 4 Kaki Keluar dari UFO, Ini Bukti Mengerikannya!
Kisah di Balik 4 Anak Elon Musk: Mantan Dewan OpenAI Bongkar Rahasia Donasi Sperma & Gugatan Besar
Pentagon Buka 160 Dokumen UFO Rahasia: Laporan Astronot Apollo hingga Rekaman Militer yang Bikin Penasaran