POLHUKAM.ID - Eks Sekertaris BUMN, Said Didu memberi sindiran keras mantan Presiden Jokowi Widodo dan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani.
Lewat cuitan di akun media sosial X pribadinya, Said Didu menyebut Jokowi dan Sry Mulyani ada duet yang luar biasa.
Ini berkaitan dengan kewajiban pemerintah, termasuk utang jangka pendek dan panjang, mencapai Rp 10.269 triliun pada akhir 2024.
Hal ini diungkap Sri Mulyani dalam penyampaian keterangan pemerintah terhadap RUU tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN ΀Π2024 dalam Rapat Paripurna, DPR.
βDahsyat hasil kerja duet Mulyono-Mulyani yg sepertinya dilanjutkan oleh rezim sekarang,β tulis Said Didu dikutip Rabu (2/7/2025).
ππ
Dahsyat hasil kerja duet Mulyono-Mulyani yg sepertinya dilanjutkan oleh rezim sekarang.
Seperti perkiraan saya bhw akhir pemerintahan Jokowi, utang pemerintah akan mencapai sktr Rp 10.000 trilyun. https://t.co/iLwZgvk0Kx
Sebelumnya, Kementerian Keuangan melaporkan posisi kewajiban pemerintah, termasuk utang jangka pendek dan jangka panjang, tercatat mencapai Rp10.269,02 triliun per 31 Desember 2024.
Angka itu naik Rp732,34 triliun atau 7,68% dibanding posisi per 31 Desember 2023 yang sebesar Rp9.536,68 triliun.
Hal ini disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam laporan keterangan pertanggungjawaban pemerintah atas pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024
"Total aset pemerintah mencapai Rp13.692,37 triliun per 31 Desember 2024. Angka ini naik Rp619,55 triliun atau 4,74% dibandingkan dengan Rp13.072,82 triliun per 31 Desember 2023," ujar Sri Mulyani, dikutip Rabu (2/7/2025).
Dengan total aset dan kewajiban tersebut, alhasil total ekuitas pemerintah tercatat Rp3.423,35 triliun per 31 Desember 2024.
Artikel Terkait
Ahmad Dhani Bongkar Bukti ABC Perselingkuhan Maia Estianty dengan Bos TV: Saya yang Ceraikan Dia!
Prajurit TNI AL Baru Dilantik Tewas di Kapal Perang, Keluarga Temukan Luka Lebam dan Darah di Selangkangan
Rupiah Anjlok ke Rp17.420! Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah, Apa yang Terjadi?
Rupiah Anjlok ke Rp17.400! Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah, IHSG Ikut Merah