Menanggapi hal tersebut, Ketua Relawan Bala Anies, Sismono Laode, mengatakan pihaknya sudah lama menduga bahwa deklarasi tersebut hanya setting-an.
"Kami sudah menduga dengan analisis tajam dan fakta-fakta, bahwa acara deklarasi itu adalah agenda setting-an yang dilakukan oleh sekelompok orang yang ketakutan dengan elektabilitas Anies Baswedan," ujar Laode saat dihubungi Polhukam.id, Senin (13/6).
Dia berasumsi agenda tersebut dilakukan oleh lawan yang memiliki kepentingan ekonomi dan politik tertentu yang tidak menginginkan posisi Anies Baswedan makin tinggi di kalangan masyarakat.
"Mereka ini tidak mendapat apresiasi dari masyarakat atau rancangan yang mereka inginkan itu ternyata tidak mampu memendam suara Pak Anies," tambah dia.
Lebih lanjut, ia mengungkit survei-survei elektabilitas capres dan cawapres RI yang marak dilakukan belakangan. Dalam survei-survei tersebut, Anies Baswedan jarang menempati posisi pertama.
Artikel Terkait
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras
Prabowo Gebrak Meja: Kabais TNI Diganti, 4 Anggotanya Tersangka Kasus Terorisme ke Aktivis
PHK Massal PPPK Mengancam Daerah: Efek Domino Kebijakan Prabowo yang Bikin Resah