"Inti kampanye sebetulnya bukan masalah durasinya panjang atau pendek. Namun, tujuan dari kampanye itu bisa efektif serta dari sisi sumber daya bisa efisien, baik waktu, biaya, tenaga, dan lain-lain," kata Sabiq di Purwokerto, Jawa Tengah, Selasa (14/6/2022).
Menurut dia, efektivitas kampanye itu dilihat dari calon pemilih mendapatkan informasi mengenai peserta pemilu dengan baik.
"Keefektifan kampanye pemilu terkait pada konten, media, dan cara penyampaian," ucapnya.
Ahmad mengatakan efektivitas kampanye dilihat melalui penyampaian secara kreatif, cerdas, dan beradab, bukan secara provokatif dan memecah belah bangsa.
Artikel Terkait
Dino Patti Djalal Bongkar 4 Alasan Keras: Mediasi Prabowo untuk Iran-AS Mustahil Terwujud!
Makan Bergizi Gratis Berbelatung? 47 Dapur Disetop Operasi, Ini Fakta Mengerikannya
Anies Baswedan Buka Suara Soal Gugatan MK: Akhir Dinasti Politik di Indonesia?
SBY Buka Suara: Mampukah Trump & Khamenei Cegah Perang AS-Iran di 2026?