PMI Investasi Rp 5,3 Triliun di Indonesia: Sampoerna Jadi Pusat Ekspor Global untuk 30+ Negara?

- Sabtu, 28 Februari 2026 | 14:00 WIB
PMI Investasi Rp 5,3 Triliun di Indonesia: Sampoerna Jadi Pusat Ekspor Global untuk 30+ Negara?

Philip Morris International (PMI) Perkuat Posisi Sampoerna Sebagai Pilar Strategis Global

Philip Morris International (PMI) menyatakan komitmen kuatnya untuk terus mengukuhkan posisi PT HM Sampoerna Tbk. sebagai salah satu pilar penting dalam strategi global perusahaan untuk jangka panjang.

Sebagai afiliasi kunci, Sampoerna dinilai memiliki peran besar dalam mendorong inovasi, pengembangan SDM, dan kinerja bisnis PMI di kancah internasional.

Peran Kunci Sampoerna dalam Rantai Pasok dan Daya Saing Global PMI

President East, South East Asia, Pacific, and Global Travel Retail PMI, Vassilis Gkatzelis, mengungkapkan bahwa kehadiran Sampoerna memperkuat rantai pasok regional dan memberikan kontribusi signifikan terhadap daya saing PMI secara global. Peran ini semakin krusial mengingat kontribusi Sampoerna bagi industri tembakau nasional.

Vassilis menekankan bahwa Sampoerna memiliki rekam jejak bisnis yang kuat dan konsisten dalam menjalankan investasi berkelanjutan. Investasi ini menciptakan lapangan kerja dan mendorong hilirisasi produk tembakau. Berkat fondasi tersebut, Sampoerna kini berfungsi sebagai pusat ekspor PMI untuk lebih dari 30 negara di kawasan Asia Pasifik, mencakup produk rokok dan produk tembakau bebas asap.

Investasi Besar PMI dan Fasilitas Berteknologi Tinggi di Indonesia

Vassilis Gkatzelis merinci bahwa sejak 2008, PMI telah menginvestasikan dana sebesar USD 6,4 miliar di Indonesia. Investasi ini termasuk alokasi USD 330 juta (setara Rp 5,3 triliun) untuk membangun fasilitas produksi produk tembakau bebas asap di Karawang, Jawa Barat.

Fasilitas canggih ini merupakan yang ketujuh di dunia dan pertama di Asia Tenggara. Fasilitas tersebut dilengkapi dengan Laboratorium Pengujian dan Analisis (Advanced Lab) berstandar global, yang juga merupakan satu-satunya laboratorium canggih PMI di seluruh Asia, dikelola oleh sekitar 200 tenaga ahli Indonesia berkualifikasi tinggi.

Dampak Ekonomi dan Dukungan terhadap UMKM Indonesia

Halaman:

Komentar