Wakil Ketua DPRD Makassar, Anwar Faruq, Sabtu (30/8/2025) membenarkan.
Menurut Anwar, dua korban merupakan staf DPRD Makassar, yakni seorang fotografer di Bagian Humas bernama Abay dan satu staf perempuan.
Satu korban lainnya adalah Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat Kecamatan Ujung Tanah, Saiful.
“Sampai saat ini ada tiga korban jiwa (meninggal dunia),” kata Anwar Faruq sekitar pukul 01.00 Wita.
Beberapa staf lainnya masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Grestelina.
“Semoga semua bisa bertahan dan tidak ada korban kehilangan nyawa lagi,” harapnya.
Anwar mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi.
Ia menyebut masyarakat Bugis Makassar memiliki budaya saling menghargai dan menyayangi, sehingga diharapkan prinsip itu tetap dijaga.
“Kami imbau masyarakat tenang. Kita dikenal saling menghargai, saling menyayangi. Jangan ada tindakan anarkis, jangan terprovokasi,” tegasnya.
Anwar berada di Gedung DPRD saat kejadian.
Ia menghadiri Rapat Paripurna Jawaban Wali Kota tentang APBD Perubahan 2025.
Ia duduk di kursi depan bersama Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Aliyah Mustika Ilham, dan pimpinan DPRD lainnya.
Rapat dipimpin Wakil Ketua I DPRD Makassar, Andi Suharmika. Ketua DPRD Makassar, Supratman, tidak hadir di lokasi.
“Beliau lagi perjalanan,” kata Anwar.
Ia mengaku kaget dengan insiden tersebut, namun bersyukur bisa menyelamatkan diri.
👇👇
[DOC]
TAGS
TAGS2
TAGS3
Sumber: Tribun
Artikel Terkait
Defisit APBN Maret 2026 Tembus Rp240 Triliun! Ini Penyebab Utama Kenaikan 130%
Ahmad Dhani Bongkar Bukti ABC Perselingkuhan Maia Estianty dengan Bos TV: Saya yang Ceraikan Dia!
Prajurit TNI AL Baru Dilantik Tewas di Kapal Perang, Keluarga Temukan Luka Lebam dan Darah di Selangkangan
Rupiah Anjlok ke Rp17.420! Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah, Apa yang Terjadi?