98 Resolution Network: Affan Kurniawan Martir Pejuang Ekonomi Rakyat

- Sabtu, 30 Agustus 2025 | 06:50 WIB
98 Resolution Network: Affan Kurniawan Martir Pejuang Ekonomi Rakyat


98 Resolution Network menyatakan turut berduka cita yang mendalam atas wafatnya Affan Kurniawan. Affan, pengendara ojek online (ojol), meninggal dunia usai dilindas mobil rantis Brimob saat demo berakhir ricuh di Jakarta.

"Menurut pandangan kami, almarhum Affan Kurniawan adalah martir pejuang ekonomi rakyat," demikian pernyataan tertulis 98 Resolution Network yang diterima redaksi di Jakarta, Jumat malam, 29 Agustus 2025.

98 Resolution Network terdiri dari eksponen gerakan mahasiswa 1998 dan alumni eksponen Kelompok Cipayung yang merupakan pendukung Prabowo-Gibran. Pernyataan dibuat oleh 35 nama diantaranya Haris Rusly Moti, Wahab Talaohu, 

Budiman Sudjatmiko, Salamuddin Daeng, Mangapul Silalahi, Sangap Surbakti, Gigih Guntoro, Khalid Zabidi, Doni Istyanto Hari Mahdi, dan Wenry Anshory Putra.

Mereka menyampaikan sangat prihatin atas terjadi bentrokan antar pengunjuk rasa dengan pihak aparat keamanan yang mengakibatkan jatuhnya korban, baik di pihak pengunjuk rasa maupun di pihak keamanan. Mereka berharap unjuk rasa dengan cara kekerasan dapat diakhiri karena semua sesama anak bangsa.

"Kami mengapresiasi sikap Presiden Prabowo yang menyatakan akan menindak tegas pihak-pihak yang bertanggung jawab atas jatuhnya korban jiwa dalam unjuk rasa pada 25-28 Agustus 2025," tulis mereka.

Selain itu, mereka yakin Prabowo adalah presiden yang berdiri bersama para pengendara ojol. Sebab hanya di era Presiden Prabowo pengendara ojol mendapatkan tunjangan hari raya.

"Oleh karena itu kami mendukung dan mendesak pihak aplikator ojek online membuka diri dan mengakomodir tuntutan pengendara ojek online, yaitu menurunkan potongan tarif maksimal aplikasi menjadi 10% agar tidak merugikan pengendara ojek online dan membebani pemerintah," kata mereka lagi.

Sumber: rmol
Foto: Presiden Prabowo Subianto memeluk ibu mendiang Affan Kurniawan (Foto: Sekretariat Presiden)

Komentar