Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan bahwa ia tidak lagi akan menyebut Rusia sebagai "macan kertas". Hal itu ia sampaikan saat bertemu Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Gedung Putih pada Kamis, 25 September 2025 waktu setempat.
"Saya tidak akan pernah menyebut siapa pun macan kertas," kata Trump, dikutip dari RT.
Meski ucapannya terdengar lebih halus, Trump tetap menyinggung kelemahan militer Rusia. Ia menyebut pasukan Rusia sulit meraih kemenangan baru, meski sudah menghabiskan banyak sumber daya dan prajurit.
Namun, Kementerian Pertahanan Rusia justru mengklaim hal sebaliknya. Mereka menyebut telah merebut 4.700 kilometer persegi wilayah dan 205 permukiman di Republik Rakyat Donetsk sepanjang tahun ini.
Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, menanggapi komentar awal Trump pada Selasa dengan sindiran. "Rusia bukanlah harimau. Rusia lebih sering dikaitkan dengan beruang. Tidak ada yang namanya 'beruang kertas', dan Rusia adalah beruang sungguhan," ujarnya.
Menurut New York Post, sikap keras Trump terhadap Rusia bisa jadi merupakan strategi agar Moskow bersedia berunding. Sejak dilantik Januari lalu, ia memang aktif mendorong diplomasi dengan Rusia terkait perang Ukraina. Puncaknya adalah pertemuan dengan Presiden Vladimir Putin di Alaska pada Agustus.
Sumber: rmol
Foto: Presiden AS Donald Trump dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Gedung Putih (Foto: BBC)
Artikel Terkait
Demo DJP Sumut: Buruh Bongkar Skandal Perusahaan Fiktif & Dugaan Intimidasi Whistleblower Berani Tolak Suap Rp25 M
Brigpol Arya Gugur Ditembak Saat Cegah Curanmor! Rekaman CCTV Ungkap Detik-Detik Mencekam
Jakmania Wajib Baca! Alumni MBFA Bongkar Fakta di Balik Nasib Persija yang Kian Terpinggirkan
Viral! Akun X Jepang Salah Sangka, Rumah Jokowi Dikira Rumah Angker Buat Uji Nyali