POLHUKAM.ID - Isu Jokowi rencana politik semakin ramai dibicarakan publik. Presiden RI ke-7 itu dinilai sudah menyiapkan strategi panjang, bukan hanya untuk Pemilu 2029, tetapi juga hingga 2034.
Pernyataan Jokowi yang meminta relawannya mendukung pasangan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka dua periode menjadi pemicu munculnya berbagai analisis.
Publik bertanya-tanya, apakah langkah ini bagian dari skenario besar untuk memastikan trah politik Jokowi tetap berlanjut?
Jokowi Rencana Politik: Tiga Pesan Utama
Pengamat komunikasi politik Hendri Satrio membeberkan tiga pesan penting yang bisa dibaca dari pernyataan Jokowi tersebut.
1. Keyakinan terhadap Gibran
Jokowi percaya Gibran mampu bertahan sebagai wakil presiden mendampingi Prabowo di periode kedua. Kepercayaan ini memperlihatkan bahwa Gibran adalah bagian sentral dari rencana politik Jokowi.
2. Menjaga Prabowo agar Maju Lagi
Jokowi seakan memberi sinyal bahwa ia bersama kekuatannya siap menjaga Prabowo agar tetap bisa mencalonkan diri di 2029. Ini bagian dari strategi agar Gibran tetap memiliki panggung politik nasional.
3. Skenario Politik Jangka Panjang
Menurut Hendri, Jokowi rencana politik tidak berhenti di 2029. Ada peluang besar bahwa skenario ini diperpanjang hingga 2034. Tidak hanya Gibran, nama Kaesang Pangarep pun bisa masuk gelanggang, apalagi ia kini menjabat sebagai Ketua Umum PSI.
Dampak Pernyataan Jokowi bagi Relawan
Langkah Jokowi memberi arahan dukungan pada pasangan Prabowo-Gibran dianggap sebagai pesan penyejuk.
Menurut Hendri, hal ini bisa membuat relawan Jokowi lebih solid untuk mendukung Prabowo, bukan justru menjadi penghalang.
“Pernyataan pak Jokowi itu bisa dibaca sebagai perintah agar relawan ikut melindungi langkah politik Prabowo di periode berikutnya,” ujar Hendri.
Jokowi Rencana Politik: Siapkan Kaesang untuk 2034?
Selain Gibran, nama Kaesang Pangarep ikut disebut-sebut.
Artikel Terkait
Bahar bin Smith Diperiksa Polisi: Pengamanan Super Ketat, Apa yang Terjadi di Balik Pintu Polres?
Akhirnya Terbongkar! Kronologi 6 Bulan Perjuangan Bonatua Silalahi Dapatkan Ijazah Jokowi dari KPU
Roy Suryo Cs Gugat KUHP & UU ITE ke MK: Dituduh Pencemaran Nama Baik Gara-Gara Teliti Ijazah Jokowi
Ijazah Jokowi Akhirnya Terbuka: Apa yang Ditemukan KPU dan Mengapa Bonatua Masih Penasaran?