Hyundai Targetkan Jual Lebih dari 2000 Unit di IIMS 2026, Andalkan Momen Ramadan dan Lebaran
PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) memanfaatkan momentum Ramadan dan Lebaran untuk mendongkrak penjualan. Dalam gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, perusahaan menargetkan pencapaian penjualan lebih dari 2.000 unit untuk seluruh model kendaraannya.
Chief Operating Officer (COO) PT HMID, Fransiscus Soerjopranoto, menyampaikan harapan tersebut di ajang IIMS 2026. "Kami berharap di tahun ini kami bisa di atas 2.000 unit untuk seluruh model selama di IIMS 2026," ujarnya.
Momen Tepat untuk Mudik dengan Mobil Baru
Frans menjelaskan, minat beli mobil baru masyarakat cenderung meningkat jelang Ramadan dan Lebaran. Kendaraan pribadi menjadi salah satu penunjang utama perjalanan mudik bersama keluarga. Menanggapi momentum ini, Hyundai menghadirkan seluruh lineup kendaraannya di IIMS 2026, mulai dari MPV hingga SUV, dengan konfigurasi kabin yang luas.
Pengunjung pameran otomotif terbesar di Indonesia ini tidak hanya bisa melihat langsung semua model, tetapi juga berkesempatan melakukan test drive untuk merasakan karakter berkendara setiap mobil sebelum memutuskan pembelian.
Lineup Lengkap Hyundai untuk Mudik 2026: Dari ICE Hingga EV
Hyundai memboyong beragam model, mulai dari mobil konvensional (ICE), Hybrid (HEV), hingga listrik murni (BEV) yang cocok untuk perjalanan mudik. Berikut beberapa model unggulan yang dipamerkan:
1. Hyundai Stargazer (Cartenz & Cartenz X)
Sebagai tulang punggung penjualan, MPV ini menawarkan ruang kabin lapang dengan opsi captain seat untuk mengurangi kelelahan perjalanan jauh. Dilengkapi fitur Smart Cruise Control untuk kenyamanan berkendara di lalu lintas padat.
Artikel Terkait
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras