Keterkejutan Purbaya beralasan, mengingat hingga saat ini belum ada satu pun pembangunan kilang baru yang terealisasi, padahal Pertamina seringkali menjanjikan proyek tersebut.
Purbaya, yang sebelumnya menjabat di Kemenko Maritim dan Investasi, mengaku pernah merekomendasikan Pertamina membangun tujuh kilang baru dalam lima tahun.
"Kami (Pertamina) sudah berencana bangun kilang baru, satu pun gak jadi kan. Mereka bilang akan jadi, tapi sampai sekarang gak jadi, yang ada malah beberapa dibakar," ujarnya, mengaitkan insiden kebakaran dengan kegagalan pembangunan.
Purbaya menegaskan, kinerja Pertamina yang lamban ini harus diawasi ketat.
Ia secara khusus meminta DPR untuk lebih aktif mengontrol kinerja BUMN tersebut dalam pembangunan infrastruktur energi.
Menurutnya, kerja sama antara pemerintah dan parlemen sangat dibutuhkan untuk mencapai tujuan bersama: menekan subsidi energi dan memastikan subsidi yang ada menjadi lebih efisien dan tepat sasaran.
"Tolong dari parlemen mengontrol hal tersebut, jadi kita kerjasama. Tujuan kita sama yaitu mengurangi subsidi, dan membuat subsidi yang ada pun lebih murah dan tepat sasaran," pungkasnya.
Sumber: Suara
Artikel Terkait
Jokowi Tanya Langsung ke Presiden UEA: Kapan Perang Timur Tengah Berakhir dan Harga Minyak Turun?
Ratusan Siswa Keracunan! Benarkah Menu Spageti Gratis di Duren Sawit Penyebabnya?
Ledakan di Lebanon: 3 Personel TNI UNIFIL Terluka, Dua Kritis! Ini Update Terbaru
Perawat Ini Dipecat! Aksi Joget TikTok di Ruang Operasi Saat Pasien Dibedah Bikin Heboh