Stasiun televisi Trans7 secara resmi telah mengirimkan surat permohonan maaf kepada keluarga Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo, khususnya PP Putri Hidayatul Mubtadiaat. Surat permohonan maaf Trans7 ini disampaikan menyusul tayangan program Xpose Uncensored pada 13 Oktober 2025 yang dinilai merugikan dan tidak pantas bagi pesantren.
Dalam suratnya yang ditujukan kepada HM Adibussholeh, putra KH. Anwar Mansyur sebagai perwakilan keluarga, Trans7 menyatakan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Kepala Departemen Programming Trans7, Renny Andhita, mengakui bahwa tayangan tersebut telah menimbulkan ketidaknyamanan bagi seluruh keluarga besar Ponpes Lirboyo.
Trans7 berkomitmen untuk tidak lagi menayangkan pemberitaan tendensius yang berkaitan dengan ulama, kiai, dan kehidupan pesantren. Stasiun televisi ini juga berjanji akan menghadirkan tayangan yang menampilkan nilai-nilai positif dan keteladanan kehidupan pesantren di Indonesia, khususnya terkait Pesantren Lirboyo.
Artikel Terkait
Dino Patti Djalal Bongkar 4 Alasan Keras: Mediasi Prabowo untuk Iran-AS Mustahil Terwujud!
Makan Bergizi Gratis Berbelatung? 47 Dapur Disetop Operasi, Ini Fakta Mengerikannya
Anies Baswedan Buka Suara Soal Gugatan MK: Akhir Dinasti Politik di Indonesia?
SBY Buka Suara: Mampukah Trump & Khamenei Cegah Perang AS-Iran di 2026?