Lebih lanjut, ia memperingatkan bahwa membiarkan hal seperti ini sangat berbahaya bagi masa depan industri pertelevisian Indonesia. Pola pikir yang sempit dan sinis berpotensi memunculkan kembali kejadian serupa di masa mendatang.
Ia menambahkan bahwa industri televisi membutuhkan pandangan yang inklusif dan yang terpenting adalah mengedepankan sikap toleransi terhadap segala perbedaan.
“Kalau misalnya pemahaman yang seperti itu dibiarkan bertumbuh kembang di dunia pertelevisian, kita hanya akan menunggu waktu nanti suatu saat akan muncul kembali kejadian serupa,” tandasnya.
Sumber berita: https://rmol.id/read/2025/10/15/683308/sanksi-penghentian-program-xpose-uncensored-trans7-tidak-cukup!
Artikel Terkait
Dino Patti Djalal Bongkar 4 Alasan Keras: Mediasi Prabowo untuk Iran-AS Mustahil Terwujud!
Makan Bergizi Gratis Berbelatung? 47 Dapur Disetop Operasi, Ini Fakta Mengerikannya
Anies Baswedan Buka Suara Soal Gugatan MK: Akhir Dinasti Politik di Indonesia?
SBY Buka Suara: Mampukah Trump & Khamenei Cegah Perang AS-Iran di 2026?