Lebih lanjut, ia memperingatkan bahwa membiarkan hal seperti ini sangat berbahaya bagi masa depan industri pertelevisian Indonesia. Pola pikir yang sempit dan sinis berpotensi memunculkan kembali kejadian serupa di masa mendatang.
Ia menambahkan bahwa industri televisi membutuhkan pandangan yang inklusif dan yang terpenting adalah mengedepankan sikap toleransi terhadap segala perbedaan.
“Kalau misalnya pemahaman yang seperti itu dibiarkan bertumbuh kembang di dunia pertelevisian, kita hanya akan menunggu waktu nanti suatu saat akan muncul kembali kejadian serupa,” tandasnya.
Sumber berita: https://rmol.id/read/2025/10/15/683308/sanksi-penghentian-program-xpose-uncensored-trans7-tidak-cukup!
Artikel Terkait
Fakta Mengejutkan! Benarkah Diplomasi Prabowo Selamatkan Kapal BBM RI di Selat Hormuz? Ini Kata DJ Donny
Napi Korupsi Rp233 Miliar Kedapatan Nongkrong di Coffee Shop, Ini Sanksi Mengejutkan yang Diterimanya
Skandal MBG: Hanya 6,5% untuk Anak, 44% Dikorup Elit & Pengelola?
STNK 2026 Bisa Diperpanjang Tanpa KTP Pemilik Lama, Tapi Ada Bom Waktu di 2027!