Di dalam kamar, setelah Febri memberikan uang, mereka melakukan hubungan badan satu kali. Namun, masalah muncul ketika pelaku mengajak untuk hubungan yang kedua kalinya. Anti, yang merupakan seorang wanita bersuami dan sedang hamil muda, menolak permintaan tersebut.
Kronologi Pembunuhan yang Brutal
Penolakan korban ini diduga memicu amarah Febri. Dalam kemarahannya, pelaku kemudian menyumpal mulut Anti menggunakan manset hitam. Tidak berhenti di situ, Febri juga mencekik leher korban hingga tak berdaya dan mengikat kedua tangan korban dengan jilbab berwarna pink.
Pelaku Kabur dengan Barang Korban
Setelah memastikan korban tidak bergerak lagi, Febri mengambil handphone dan motor milik korban. Pelaku kemudian melarikan diri ke kawasan Muara Padang, Banyuasin, sebelum akhirnya berhasil diamankan oleh pihak kepolisian.
Kasus ini menjadi peringatan keras tentang bahaya dari praktik open BO dan pertemuan dengan orang asing yang belum dikenal secara dekat.
Artikel Terkait
Dana Rp28 Triliun Soros Bocor ke Indonesia: Target Rahasia dan Kontroversi Intervensi Asing
SP-3 untuk Rismon: Perlindungan Hukum atau Imunitas untuk Kasus Ijazah Palsu?
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Siswa Dipotong, Intimidasi Hingga Pencatutan Nama Menteri!
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Dipotong, Intimidasi, hingga Klaim Palsu Cucu Menteri!