Pasca penemuan, misi kini berfokus pada upaya pencarian dan penyelamatan (SAR). Tim SAR menyisir area reruntuhan untuk mencari keberadaan 10 orang di dalam pesawat, yang terdiri dari 7 kru dan 3 penumpang pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
"Tim SAR memastikan upaya evakuasi akan terus dilakukan tanpa henti hingga seluruh kru dan penumpang berhasil ditemukan dan dievakuasi dari lereng Gunung Bulusaraung," tegas Andi Sultan.
Kendala Medan Karst Ekstrem dan Kabut Tebal
Evakuasi menghadapi tantangan berat. Medan pegunungan karst Bulusaraung dikenal memiliki batuan tajam dengan kemiringan hampir vertikal. Selain itu, kabut tebal yang menyelimuti lereng gunung membatasi jarak pandang tim.
Untuk menghindari risiko pada tim penyelamat, evakuasi akan dilakukan melalui jalur pendakian paling aman meski memakan waktu lebih lama.
500 Personel Gabungan Siaga di Posko Utama
Sebanyak 500 personel gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD, dan relawan kini bersiaga penuh di posko utama Desa Tompobulu. Operasi evakuasi dilakukan secara bertahap dengan membagi tim ke dalam unit-unit kecil untuk memastikan asesmen di lokasi kejadian berjalan akurat.
Pihak otoritas juga meminta doa dan dukungan dari masyarakat agar proses evakuasi berjalan lancar dan seluruh korban dapat segera ditemukan.
Artikel Terkait
Kapal Perang AS di Selat Malaka: Legal atau Ancaman? Ini Penjelasan TNI AL
Jusuf Kalla Buka Suara: Jokowi, Tunjukkan Ijazahmu Sekarang! - Apa Respons Istana?
Vell TikTok Blunder: Video Viral atau Jebakan Malware Berbahaya?
Feby Belinda & Yoyo Padi Dituding Selingkuh: Benarkah atau Cuma Gosip?