Purbaya menegaskan kondisi ekonomi nasional masih jauh dari krisis atau bahkan resesi. Ia menyatakan tanda-tanda perlambatan ekonomi pun belum terlihat dari aktivitas konsumsi masyarakat.
"Boro-boro krisis. Jangankan krisis, resesi saja belum. Melambat saja belum. Kita masih ekspansi, masih akselerasi," tegasnya.
Untuk memastikan kondisi riil, Purbaya melakukan pengecekan langsung ke pusat perdagangan Tanah Abang. Menurutnya, keramaian transaksi di sana menjadi indikator bahwa daya beli masyarakat masih bertahan.
"Kalau data-data kita ekonomi lagi bagus, harusnya di Tanah Abang ada pembelinya. Saya mau cek itu saja betul atau enggak. Ternyata betul, orang masih belanja, pasar masih ramai," jelasnya.
Pemerintah Akan Terus Pantau dan Ambil Langkah Terukur
Pemerintah berkomitmen untuk terus memantau perkembangan ekonomi dan berbagai faktor yang memengaruhi stabilitas makro, termasuk pergerakan harga komoditas global. Langkah kebijakan akan diambil secara terukur untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
"Yang jelas kita monitor dari waktu ke waktu dan saya enggak akan terlambat mengambil keputusan kalau diperlukan," pungkas Purbaya.
Artikel Terkait
Surat Telegram Siaga I TNI Didesak Dicabut, Benarkah Langgar Konstitusi?
Gawat! JK Peringatkan RI Bisa Gagal Bayar Utang Akibat Defisit APBN Membengkak
TKI Nur Watirih Tewas Misterius di Arab Saudi: Hilang 2 Tahun, Ditemukan dengan Luka Tusuk
7 Alasan Mengejutkan Skateboard Jadi Gaya Hidup Wajib Anak Muda!