Jahmada dengan tegas membantah kliennya, Rismon Sianipar, pernah menyebut nama Jusuf Kalla sebagai dalang dalam isu pendanaan tersebut.
"Rismon tidak pernah sebut nama Pak JK (Jusuf Kalla). Semua yang beredar itu hoaks. Itu adalah hasil rekayasa artificial intelligence (AI)," tegas Jahmada, menegaskan bahwa seluruh pernyataan yang beredar adalah bohong.
Latar Belakang dan Pernyataan Jusuf Kalla
Pelaporan ini dilakukan setelah Jusuf Kalla merasa namanya difitnah. JK menegaskan bahwa tudingan yang menyebutnya mendanai Roy Suryo dan lainnya untuk menggugat ijazah Jokowi adalah tidak benar.
"Karena ini sudah tersebar, maka besok (hari ini) pengacara mewakili saya untuk melaporkan ke Bareskrim, Saudara Rismon, untuk mencari kebenaran, menetapkan kebenaran bahwa apa yang dikatakan itu adalah tidak benar," jelas JK di kediamannya di Jakarta, sehari sebelum pelaporan.
Kasus hukum antara Jusuf Kalla dan Rismon Sianipar ini menjadi sorotan publik dan akan diproses lebih lanjut oleh pihak kepolisian untuk menguji kebenaran materi laporan.
Artikel Terkait
Undangan 18th Birthday Keren dalam 1 Menit? Cuma Pakai AI!
Kuasa Hukum Bantah Rismon Sianipar Sebut JK Dalang Pendanaan Isu Ijazah Jokowi, Klaim Hoax AI
Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi: Benarkah Ada Dana Rp 5 Miliar untuk Isu Ijazah Jokowi?
Iran Tembak Jatuh 2 Pesawat Tempur AS dalam Sehari: F-15E & A-10 Hancur, Apa Dampaknya?