Juru Bicara OPM, Sebby Sambom, mengatakan bahwa pernyataan Megawati tidak termasuk dalam unsur rasisme sebab sebagai seorang politisi tentu Megawati menginginkan Indonesia yang bersatu.
Dia memandang, istilah kopi susu yang digunakan Megawati bertujuan untuk pencampuran budaya agar menjadi satu Indonesia, misalnya presiden Jawa dan wakilnya dari Sulawesi, sehingga tidak melulu pemimpin harus dari suku Jawa.
"Jadi sebenarnya Megawati itu nasional, maksud dia bagus hanya orang-orang mempolitisir pembicaraan itu, tapi saya pikir itu bukan unsur rasis, kan dia bilang kopi susu, artinya presiden susu wakilnya kopi, yang kami lihat maksud megawati itu seperti itu," kata Sebby Sambom saat dihubungi Suara.com, Jumat (24/6/2022).
Sebby menegaskan, OPM tidak mau ikut campur dengan urusan politik dalam negeri Indonesia sebab tujuan mereka hanya memperjuangkan kemerdekaan rakyat Papua. Namun, dia menyinggung usia Presiden RI kelima ini yang sudah lansia sehingga jika bicara sembarangan.
Artikel Terkait
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras