Polhukam.id, Jakarta - Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin mengatakan, agar rasa nasionalisme tidak terkikis generasi muda perlu membangun kewaspadaan agar tidak larut dan lupa jati diri. Untuk itu, mereka diharapkan mampu merawat persatuan dan kesatuan sehingga bangsa ini dapat hidup dalam kedamaian dan kerukunan."Merawat Indonesia bukan hanya dalam kerangka persatuan dan kesatuan bangsa, melainkan juga merawat kelestarian bumi dan kekayaan alamnya, sehingga manfaatnya dapat dinikmati pula oleh generasi mendatang," kata Wapres dalam keterangan tertulisnya, Jumat (1/7/2022). Baca Juga: Wapres Kasih Lampu Hijau, Wayan PDIP Dukung Penggunaan Ganja untuk MedisUntuk itu keseimbangan dengan alam dan lingkungan sudah sepatutnya menjadi perhatian kita bersama. Untuk itu Wapres memberikan pesan yang perlu ditindaklanjuti untuk para pemuda."Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia dapat memperkuat organisasinya agar semakin solid secara internal, hingga mampu mengajak anak bangsa untuk memperkuat nasionalisme, merangkul kemajemukan, mencintai budaya, mengembangkan diri di tengah kemajuan teknologi, serta membangun bangsa dan menjaga bumi agar tetap layak huni," imbaunya.Selain itu, Wapres juga berpesan rakornas ini dapat menjadi forum untuk menggali gagasan, menemukan terobosan, dan menentukan langkah strategis dalam membantu pemerintah menyiapkan SDM yang berkualitas."Baik penguasaan ilmu pengetahuan, inovasi dan kreativitas, maupun wawasan kebangsaannya," harap Wapres.Terakhir, kata Wapres, KMHDI dapat memberikan rumusan gagasan dan mendukung pemerintah dalam menjalankan tugas sebagai tuan rumah G-20.
Baca Juga: Jalan Mulus Buat Puan, "Jika Ganjar Membangkang, Sudah Pasti Langsung Digebuk PDIP""Saudara sekalian juga diharapkan aktif dalam event G-20 yang menggandeng kaum muda, termasuk dalam pemberitaan positif melalui media sosial,"
Sumber: suara.com
Artikel Terkait
Dana Rp28 Triliun Soros Bocor ke Indonesia: Target Rahasia dan Kontroversi Intervensi Asing
SP-3 untuk Rismon: Perlindungan Hukum atau Imunitas untuk Kasus Ijazah Palsu?
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Siswa Dipotong, Intimidasi Hingga Pencatutan Nama Menteri!
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Dipotong, Intimidasi, hingga Klaim Palsu Cucu Menteri!