Direktur ekesekutif dari Indonesia Political Review ini mengatakan bahwa soal elektabilitas masih bisa naik dan turun seiring dengan kebijakan yang dilahirkan oleh mantan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan itu selama menjabat sebagai Ketua DPR RI.
Kalau elektabilitasnya masih standar. Artinya masih ada terjadinya kemungkinan naik atau turun. Kalau elektabilitasnya belun di atas 50 maka sekarang semuanya masih serba mungkin,” tutupnya.
Sumber: suara.com
Artikel Terkait
Investasi Strategis PT Metro Timur Indonusa: Mengapa Startup Gagal Meski Produknya Bagus?
Dana Rp28 Triliun Soros Bocor ke Indonesia: Target Rahasia dan Kontroversi Intervensi Asing
SP-3 untuk Rismon: Perlindungan Hukum atau Imunitas untuk Kasus Ijazah Palsu?
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Siswa Dipotong, Intimidasi Hingga Pencatutan Nama Menteri!