Penutupan Holywings, menurut Adi, dilakukan Anies untuk meredam kemarahan publik karena masalah itu cukup ramai diperbincangkan di media sosial.
"Setelah persoalan di Jakarta, muncul resistensi bahwa Holywings harus ditutup karena dianggap menistakan dan menghina kelompok yang lainnnya," ujarnya di Jakarta Selatan, Minggu (3/7).
Dia menyebut, penutupan Holywings dilakukan hanya untuk menyenangkan pendukung Anies yang 30 persen. "Sebenarnya tidak ada untungnya karena tidak berusaha untuk ke tengah," ungkapnya.
Artikel Terkait
Demo DJP Sumut: Buruh Bongkar Skandal Perusahaan Fiktif & Dugaan Intimidasi Whistleblower Berani Tolak Suap Rp25 M
Brigpol Arya Gugur Ditembak Saat Cegah Curanmor! Rekaman CCTV Ungkap Detik-Detik Mencekam
Jakmania Wajib Baca! Alumni MBFA Bongkar Fakta di Balik Nasib Persija yang Kian Terpinggirkan
Viral! Akun X Jepang Salah Sangka, Rumah Jokowi Dikira Rumah Angker Buat Uji Nyali