Sebagai warisan leluhur yang sarat makna akan filosofi hidup, sudah selayaknya kebaya harus dilestarikan, dan menjadi bagian hidup agar tidak tergerus oleh tren fashion.
Acara ini juga dihadiri Walikota Semarang, Hendrar Prihadi, Wakil Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu; Pembina Team Nasional Kebaya, Tuti Roosdiono; serta Ketua PIM. Nasional Lana T Kuncoro.
Di sela-sela acara tersebut, Hendrar Prihadi menyampaikan bahwa Kota Semarang ingin ikut berperan dalam mewujudkan Hari Kebaya Nasional. "Kami ingin ikut berperan. Bahwa ada kelompok perempuan-perempuan hebat yang akan membawa kebaya ini sebagai warisan budaya di Unesco, dan ini perlu dibuat roadmap" ucapnya.
Sebagai warisan leluhur yang sarat makna akan filosofi hidup, sudah selayaknya kebaya harus dilestarikan, dan menjadi bagian hidup agar tidak tergerus oleh tren fashion.
Sumber: m.jpnn.com
Artikel Terkait
Defisit APBN Maret 2026 Tembus Rp240 Triliun! Ini Penyebab Utama Kenaikan 130%
Ahmad Dhani Bongkar Bukti ABC Perselingkuhan Maia Estianty dengan Bos TV: Saya yang Ceraikan Dia!
Prajurit TNI AL Baru Dilantik Tewas di Kapal Perang, Keluarga Temukan Luka Lebam dan Darah di Selangkangan
Rupiah Anjlok ke Rp17.420! Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah, Apa yang Terjadi?