Ia berharap, suksesnya penyelenggaraan GPDRR dapat menjadi batu loncatan untuk penyelenggaraan giat-giat internasional selanjutnya, seperti KTT G20, kemudian World Tourism Day di bulan September, dan World Conference On Creative Economy (WCCE) pada bulan Oktober.
"Kita harap dengan berhasil terselenggaranya giat GPDRR ini bisa menjadi pelajaran kita untuk pengambilan kebijakan strategis khususnya di bidang kebencanaan, serta untuk penyelenggaraan giat-giat internasional selanjutnya, khususnya giat G20 yang akan diselenggarakan mendatang," imbuh Menko PMK.
Dalam kesempatan itu, Kepala BNPB Suharyanto sebagai Wakil Ketua I Panitia Nasional GPDRR menyampaikan bahwa penyelenggaraan GPDRR berhasil di seluruh aspek, mulai dari bidang kesekretariatan, substansi, pengamanan, hospitality, pertemuan bilateral, pogram pendamping dan acara pendukung, serta pengamanan VVIP VIP para delegasi.
Kemudian, Suharyanto menyampaikan, terdapat cukup banyak apresiasi dan komentar positif dari seluruh delegasi internasional, baik dari segi keamanan, substansi, danĀ kesehatan khususnya antisipasi Covid-19.
Kemudian yang tak kalah penting, Suharyanto memaparkan, nantinya hasil dari GPDRR juga akan dijadikan referensi dan ditindaklanjuti bersama Kementerian dan lembaga dalam implementasi programnya.
"Nantinya, rapat evaluasi ini akan dilaporkan kepada Presiden RI Joko Widodo," ujar Suharyanto.
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Dana Rp28 Triliun Soros Bocor ke Indonesia: Target Rahasia dan Kontroversi Intervensi Asing
SP-3 untuk Rismon: Perlindungan Hukum atau Imunitas untuk Kasus Ijazah Palsu?
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Siswa Dipotong, Intimidasi Hingga Pencatutan Nama Menteri!
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Dipotong, Intimidasi, hingga Klaim Palsu Cucu Menteri!