"Ketika kita dilabeli sebagai badan usaha milik negara, ada risiko diperiksa karena memakai uang negara atau yang dinamakan uang rakyat," ujar Erick dalam pembekalan calon pegawai BUMN dipantau virtual, Rabu (18/5/2022).
Maka dari itu, Erick menekankan agar semua yang ada di dalam perusahaan pelat merah harus melalui bisnis proses yang baik dan transparan.
"Saya benar-benar tekankan di BUMN harus melalui bisnis proses yang baik dalam mengembangkan usaha, dalam mengembangkan inovasi harus melalui proses bisnis yang baik," ujarnya.
Menurutnya, dalam penentuan bisnis sudah menjadi hal lumrah jika mengalami kegagalan. Namun, ia berpesan agar tidak ada unsur korupsi di dalam proses bisnis di perusahaan pelat merah.
Artikel Terkait
Prajurit TNI AL Baru Dilantik Tewas di Kapal Perang, Keluarga Temukan Luka Lebam dan Darah di Selangkangan
Rupiah Anjlok ke Rp17.420! Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah, Apa yang Terjadi?
Rupiah Anjlok ke Rp17.400! Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah, IHSG Ikut Merah
Bukan Bos TV! Ternyata Ini Sosok di Balik Masuknya McDonalds ke Indonesia yang Kembali Viral