"Dalam penentuan bisnis ada yang gagal ada yang sukses biasa, yang namanya riset dari 10, 9 gagal 1 bershasil biasa, tapi jangan ada unsur koruptif. Karena itu perlu ada proses bisnis yang baik semuanya transparan, semuanya tercatat agar tidak ada masalah di kemudian hari," ungkapnya.
Erick melanjutkan, saat ini di tengah keterbukaan informasi menurutmya pasti banyak persepsi yang dibentuk BUMN, salah satunya adalah BUMN karya yang memiliki hutang cukup besar.
"Ya yang namanya membangun infrastruktur pasti jangka panjang, baru 8 tahun itu yang namanya pemasukan uangnya lebih baik, kalau tahun pertama tahun kedua pasti padamu negeri. Tetapi kalau kita tidak membangun infrastruktur, seperti contoh kemarin covid, pada enggak bisa terbang, takut pulangnya naik mobil. Terbukti kemarin setelah covid, mudik bareng semuanya naik mobil," tutupnya.
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Ancaman Pistol Ussama ke Bayi Ressa: Fakta Kelam yang Ditutupi Denada Selama 24 Tahun
Santunan Rp15 Juta Cair! Ini Rincian Bantuan Lengkap Kemensos untuk Korban Banjir Sumatra
Misteri Bercak Darah di Kamar Lula Lahfah Terungkap: Ini Kata Puslabfor Polri
Tessa Mariska Bocorkan Identitas Ayah Kandung Ressa: Rapper Eksis Ini Diduga Kuat!