Polhukam.id - Seorang netizen di media sosial memosting jejak digital Pondok Pesantren Shiddiqiyyah saat Pilpres 2014 lalu dimana kala itu jemaah ponpes tersebut mendukung Jokowi menjadi Presiden.
Jejak digital Pesantren Shiddiqiyyah dukung Jokowi saat Pilpres 2014 itu diunggah pengguna Twitter JebuelMania900, seperti dilihat pada Senin 11 Juli 2022.
Diketahui, nama Pesantren Shiddiqiyyah saat ini tengah menjadi sorotan publik usai anak dari kiai pengasuh ponpes yang berlokasi di Jombang Jawa Timur itu diduga terlibat kasus pencabulan terhadap santriwati.
Dalam narasi unggahannya, netizen pengunggah jejak digital Pesantren Shiddiqiyyah tersebut mengatakan bahwa lima juta jemaah Shiddiqiyyah dukung Jokowi saat Pilpres 2014 silam.
“Lima Juta Jemaah Shiddiqiyyah Dukung Jokowi,” cuit netizen JebuelMania900.
Dilihat dari postingan netizen itu, tampak sebuah link artikel pemberitaan yang dimuat situs Tempo berjudul ‘Lima Juta Jemaah Shiddiqiyyah Dukung Jokowi’.
Melansir isi artikel pemberitaan yang terbit pada Juni 2014 itu, disebutkan bahwa dukungan kalangan ulama tasawuf kepada calon presiden Joko Widodo terus mengalir.
Kali ini, dukungan tersebut datang dari tarikat Shiddiqiyyah yang berpusat di Desa Losari, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.
Artikel Terkait
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras